Minggu, 18 November 2018

Cara Aman Mengelola Data Karyawan Memakai Software HRD Gratis

Dengan kemunculan software HRD gratis maupun berbayar yang berbasis cloud, para pengguna terutama divisi HRD mendapatkan kemudahan akses login dari mana saja dan kapan saja. Tentunya, hal ini menimbulkan masalah baru. Terutama dari segi keamanan data.

Penambahan akses alamat IP yang tidak diketahui bisa menyebabkan sistem HRD rentan dari peretasan atau hacking. Ditambah lagi, pelanggaran atau pencurian data identitas karyawan yang dapat disalahgunakan oknum tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, semua perusahaan wajib mengimplementasikan software HRD gratis yang menjamin keamanan data. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan keamanan data karyawan:

1. Membatasi Akses

Selama tahap konfigurasi implementasi software HRD, pengusaha dan manajer harus sadar untuk mengatur sistem HRD sehingga informasi terbatas dan terkontrol. Karyawan hanya boleh memiliki akses ke informasi pribadi mereka sendiri. Selain itu, setiap perubahan yang dibuat oleh karyawan yang menggunakan sistem harus memerlukan otorisasi. Manajer harus memiliki batasan yang ditetapkan, berdasarkan relevansi dengan kebutuhan pekerjaan. Dengan cara ini, hanya informasi yang paling penting yang dapat diakses oleh orang-orang tertentu sesuai otoritasnya.

2. Protokol Keamanan

Salah satu penyebab paling umum dari pelanggaran keamanan internal adalah lemahnya protokol keamanan di dalam perusahaan. Jika manajer menyerahkan kata sandi yang memungkinkan karyawan untuk melakukan aktivitas tertentu terutama aktivitas kehadiran, absensi, jam masuk dan jam pulang, manajer HRD dapat mengganggu efektivitas kata sandi sebagai salah satu protokol keamanan. Untuk mengurangi masalah ini, karyawan dan manajer harus dilatih untuk memahami alasan di balik tindakan keamanan sebagai bagian dari pelatihan implementasi software HRD.

3. Ganti Kata Sandi Secara Rutin

Kebanyakan software saat ini menyediakan fitur software hrd untuk mengubah kata sandi dengan mudah. Selaku manajer dapat mengubah kata sandi ini setiap 1 atau 2 bulan sekali. Terutama ketika ada tim HRD yang berhenti bekerja atau resign. Hal ini akan membantu memberikan lapisan keamanan dan melindungi informasi sensitif seperti data-data karyawan. Saat ingin membuat kata sandi, disarankan untuk menggunakan kata sandi yang tidak mudah ditebak. Hindari memakai kata sandi berdasarkan tanggal lahir atau informasi pribadi lainnya.

4. Sanksi Tegas Terhadap Pelanggaran Keamanan

Tindakan proaktif manajemen HRD dalam menjaga keamanan informasi data HR dapat mengurangi tingkatan keamanan. Meskipun begitu, terkadang pelanggaran keamanan masih bisa terjadi. Manajemen harus tegas dan berani dalam menindak setiap pelanggaran prosedur keamanan. Selain itu, harus ada prosedur yang jelas untuk menanggapi pelanggaran data informasi karyawan. Seperti Surat Peringatan hingga sanksi tegas pemecatan. Hal ini akan membuat karyawan lebih waspada dan memahami apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran keamanan.

LinovHR merupakan salah satu software HRD gratis dengan keamanan data yang mumpuni. Perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia sudah membuktikan ketangguhan dan prosedur keamanan data yang disediakan. Tunggu apalagi, manfaatkan uji coba gratis LinovHR untuk mengembangkan bisnis Anda.

0 komentar:

Posting Komentar

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com