Rabu, 06 Desember 2017

Pikiran dan Mental Yang Tidak Stabil Dapat Mengancam Kehidupan

Stress sudah menjadi suatu istilah popular yang selalu digunakan orang untuk menjelaskan segala sesuatu yang terjadi pada dirinya, mulai dari sakit kepala ringan sampai gangguan serius pada otaknya. Stress merupakan suatu kondisi yang bersifat dinamis dimana saat seseorang merasa tertekan dengan masalah yang disebabkan oleh tuntutan fisik, tuntutan hidup, lingkungan, dan situasi sosial yang merusak serta tidak terkontrol.

Stress tidak pernah mengenal usia, siapapun bisa mengalaminya, karena stress bersifat merusak jika tidak ada keseimbangan antara daya tahan mental individu orang terhadap beban yang dirasakannya. Faktor kunci dari stress adalah persepsi atau penilain seseorang terhadap situasi dan kemampuan yang tidak kondusif untuk menghadapi atau mengambil manfaat dari situasi yang dianggap membebaninya.
Stress Yang Berkepanjangan Mengakibatkan Depresi dan Berujung Kematian
Pada realitas kehidupan manusia, seringkali kita temui hampir setiap hari manusia mengalami yang namanya stres. Sebagai bagian dari pengalaman hidup, stres merupakan hal yang paling rumit dan kompleks. Oleh karena itu stres dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Stres adalah setiap perubahan yang memerlukan penyesuaian. Penyebab stres juga sangat beragam, kadang disadari oleh penderitanya, namun kebanyakan tidak menyadarinya. Kondisi demikian juga dapat menyebabkan beragam kondisi yang merugikan bagi penderitanya.

Pada artikel ini, penulis akan membahas tentang stress dan apa saja yang dapat menyebabkannya.

Secara umum stres merupakan suatu kondisi atau keadaan saat tubuh merasa tegang dimana seseorang mengalami beban pikiran dan juga mental yang dapat mempengaruhi kondisi tubuhnya. Hal ini sering menimbulkan masalah kesehatan dan mempengaruhi seluruh aktifitas yang akan Anda lakukan, namun akibat dari stress tersebut hanya berdampak jika Anda mengalami penumpukan stres atau kondisi stres berat yang mengarah pada depresi. Oleh karena itu, minimnya pengendalian terhadap gangguan stress yang terlalu berlebihan akan mengakibatkan lemahnya kondisi tubuh hingga menyebabkan penyakit psikosomatis.

Faktor yang menyebabkan munculnya stres pada seseorang dikenal dengan istilah sumber stress atau disebut stressor, biasanya stressor dapat muncul dari berbagai situasi dan kondisi tertentu, tetapi kebanyakan orang tidak menyadari apakah kegiatan yang dia lakukan merupakan salah satu pemicu stressor atau bukan. Berikut ini ada beberapa situasi umum yang dialami kebanyakan orang dan menjadi penyebab sumber utama stressor :

1. Stress Akademik

Stres akademik adalah salah satu penyebab stres yang berasal dari bidang akademik yang sering kali dialami oleh orang-orang yang ada didalamnya, biasanya hal ini terjadi pada siswa, mahasiswa, guru ataupun dosen. Banyak hal yang bisa menimbulkan stres ini, bisa saja muncul ketika seseorang gagal dalam menentaskan mata kuliah atau tugas tertentu yang sangat sulit dikerjakan hingga diharuskan untuk mengulang pada kesempatan berikutnya. Selain itu perolehan nilai dan juga prestasi yang selalu rendah juga dapat menyebabkan seseorang akan mengalami stres.

2. Beban Kerja dan Tanggung Jawab Yang Berlebihan

Stressor juga sering terjadi pada dunia pekerjaan. Dalam dunia pekerjaan, sudah merupakan hal yang pasti bagi seseorang untuk menjalankan segala tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya, agar tujuan dari perusahaan tersebut dapat tercapai. Namun terkadang ada kalanya dimana atasan memberikan beban kerja dan tanggung jawab yang dilimpahkan kepada seseorang terlampau berat dan sulit dalam pengerjaannya secara pribadi, sehingga sangat sulit untuk dilaksanakan dengan baik. Hal ini tentu dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya stres akibat pekerjaan, terutama bagi mereka yang memiliki status sebagai karyawan dari sebuah perusahaan.

3. Perceraian

Perceraian sering kali terjadi karena sebuah permasalahan keharmonisan dalam rumah tangga, penyebab terjadinya perceraian ini bisa beragam, karena permasalahan internal ataupun eksternal yang berdampak terhadap keharmonisan pasangan suami isteri yang sudah terjalin.

Percerian bukan merupakan hal yang sepele, karena dengan adanya proses perceraian akan berdamak terhadap hal lainnya yang berkepanjangan, salah satunya adalah stres. Pada kehancuran pernikahannya, seseorang yang mengalami perceraian dapat mengalami stres yang berkepanjangan dan bukan hal yang tidak mungkin pada akhirnya malah akan mengalami trauma untuk menjalani pernikahan kembali.

4.Beban hutang

Hutang adalah salah satu faktor terbesar penyebab terjadinya stres, memiliki hutang dengan jumlah besar yang memiliki bunga semakin banyak bisa membuat seseorang menjadi beban dan mengharuskanbya bekerja keras untuk melunasi semua hutangnya. Namun terkadang usaha yang dilakukan tidak sebanding dengan hasil yang didapatkannya. Keadaan seperti inilah yang dapat menyebabkan seseorang mengalami stres hingga berada pada kondisi depresi dan tertekan yang berujung kematian.

Perkara hutang sudah jelas bukan hal yang baik, jika dalam keadaan terdesak yang mengharuskan Anda berhutang, maka carilah pinjaman yang tidak berbunga dan pinjamlah kepada kerabat dekat terlebih dahulu yang diutamakan.

Itulah beberapa hal yang dapat memicu atau menyebabkan seseorang merasa tertekan dengan kondisi mental yang belum siap dan berakibatkan stress. Untuk itu hindarilah beberapa hal yang menjadi sumber utama yang telah dijelaskan diatas sebagai penyebab terjadinya stress berkepanjangan yang mengakibatkan depresi dan berujung kematian.

0 komentar:

Posting Komentar

www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com